UPC adalah kependekan berasal dari Universal Product Code atau Kode Produk Universal. UPC adalah 12-digit pengenal yang terdiri berasal dari angka dan kode batang. Kode berikut secara unik mengidentifikasi produk yang dijual lewat toko. UPC digunakan di Amerika Serikat, biarpun negara lain di semua dunia menggunakan kode yang sama. Contohnya produk berasal dari negara Eropa pakai barcode 13-digit yang disebut EAN atau European Article Number yang sesuai bersama sebagian besar pemindai UPC.
UPC memuat bar vertikal hitam berurutan yang mewakili dua belas digit yang tercetak di bawah barcode. Bar ini mampu discan oleh perangkat laser atau kamera yang bersama cepat membaca dan menerjemahkan urutan didalam 12-digit angka yang sesuai. Waktu Anda check out di toko ritel, UPC dimanfaatkan untuk mengidentifikasi dan mencatat setiap item yang Anda beli.
Digit pertama pada kode UPC mewakili negara asal dan lima digit selanjutnya mengidentifikasi pabrikan. Digit 7 sampai 11 mengidentifikasi product tertentu. Digit kedua belas berfungsi sebagai checksum, yang memeriksa validitas 11 angka sebelumnya.
UPC dan SKU keduanya mengidentifikasi product tertentu, namun UPC layaknya namanya lebih universal. Pabrikan wajib mengajukan serangkaian UPC, yang mengidentifikasi produk mereka secara global untuk disebarkan oleh pengecer mana pun. SKU bisa dihasilkan oleh pengecer mana pun sebagai alternatif dari UPC. Mereka sediakan pengecer dengan cara kustom untuk mengidentifikasi product yang mereka jual.
UPC dan ID produk (PID) keduanya secara unik mengidentifikasi produk, tetapi ID product dihasilkan oleh masing-masing produsen. PID sangat mungkin produsen untuk menyimpan catatan produk mereka menggunakan ID mereka sendiri dan bukan kode produk universal. Banyak produk miliki UPC dan ID product yang tercetak pada label.
Sementara UPC mengidentifikasi produk, no seri (SN) mengidentifikasi tiap-tiap item yang diproduksi. Misalnya, model headphone nirkabel bluetooth tertentu mungkin memiliki UPC tunggal, tapi tiap tiap item yang dijual dapat punyai nomor seri unik. Nomor seri terlalu mungkin pabrikan menaruh catatan tiap tiap barang yang mereka jual.